Seperti biasa pulang sekolah aku selalu ditelepon bimo . yah dia adalah teman pacarku. Sehabis sekolah dia selalu menelepon untuk bertanya padaku apa yang dilakukan oleh maria disekolah seharian . seakan-akan aku ini adalah spy’a maria. Maria tidak mengetahui bahwa pacarnya yang begitu sayang dan mencintainya mematamatainya melalui aku.
“tadi disekolah kamu ngapain aja sama maria? “ tanya bimo.
“seperti biasa aku hanya belajar dan istirahat kami hanya membawa makan yang kami beli di kantin kedalam kelas.
Entah mengapa bimo selalu menelepon sepulang sekolah sampai kakakku curiga jangan jangan bimo suka dengan aku. Secara bimo adalah temen kakakku yang berpacaran dengan seumuranku.
Sampai pada suatu hari bimo menelpon dengan tangisan yang membuat aku pun ikut menangis pula. Dia diputuskan oleh maria karena maria memilih orang lain dibandingkan dia.
Mulai dari saat itu bimo tidak pernah menelpon aku. Sudah lama tiba menelponku bimo menyatakan cintanya padaku bahwa selama tidak menelponku dimerasakan kangen kepadaku perasaan yang menurut dia membingungkan kenapa dia bisa serindu itu kepadaku. Akhirnya kami pun menjalini kisah tanpa diketahui maria dan teman-temanku karena aku takut mereka menganggap aku perebut pacar orang. Bimo kuliah disalah satu universitas negeri di jogyakarta . kami berhubungan melalui telepon. aku selalu diberi support belajar dan akupun begitu sebaliknya. Lulus nanti aku ingin sekali kulia bersama bimo di jogya tapi aku tidak diizinkan kedua orangtuaku. Menurutnya aku anak perempuan jadi kulia harus dijakarta saja. Bimo sedang giat belajar karena ingin mengikuti beasiswa ke jepang sesuai dengan jurusannya IT . dia ingin sekali menjadi programmer handal.
Dalam waktu setengah tahun kami berhubungan melalui telepon , sms dan yahoo messangger .
Sampai hari itu terjadi aku ketahuan maria dan teman-teman yang lain klo aku berpacaran dengan mantannya yaitu si bimo. Mereka saling menghakimiku tanpa mendengarkan penjelasanku sedikit pun, mereka selalu menyalahkan aku seakan-akan aku manusia yang tidak punya perasaan dan hati . tiba-tiba bimo datang yang awalnya ingin memberi kejutannya di jakarta malah membuat semuanya hancur dalam sekejap. Aku berkata di depan bimo , maria , dan teman-teman yang lain bahwa aku tidak pernah mencintai bimo sedikitpun , aku hanya kasihan melihat dia diputuskan maria . entah apa pikiranku mengapa aku bisa berkata seperti itu. Aku tahu bimo sangat kecewa melihat raut wajahnya dan teman-temanku yang senang penjelasanku itu. Itu bukan perasaan yang sebenarnya aku ingin sekali berteriak dan berkata bahwa AKU SANGAT MENCINTAI BIMO DAN SANGAT MENYAYANGINYA. Tapi bimo hanya bisa berkata “ terima kasih telah kasihan padaku”. tak ada kata sepatah apapun selain itu dan meninggalkan aku bersama teman-temanku. Aku sangat menyesal telah berkata seperti itu. Itu pertemuan terakhirku melihat dia. Aku sudah berusaha menelpon , sms , e-mail namun tak pernah ada balasan dari bimo. Aku tau dia sangat kecewa , kecewa untuk kedua kalinya. Sampai temannya bimo bercerita bahwa bimo datang ke jakarta khusus untuk bertemu dengan aku dan memberikan kabar gembira bahwa di mendapat beasiswa ke jepang sesuai dengan impiannya. Sungguh aku sangat kejam , aku yang membuat di bangkit lagi namun aku juga yang membuat ia jatuh. Setelah lulus sma aku menatap masa depanku dengan kuliah disalah salah universitas negeri di jakarta , aku mengambil jurusan IT karena aku tertarik berharap bimo mengajariku. Dikampus ku mengadakan seminar , lalu aku mengikuti acara tersebut. Tanpa aku sadari bintang tamu seminar itu adalah Bimo Setiadi beserta gelar dari luar itu. Aku bercerita kepada temanku bahwa Bimo itu adalah mantanku namun temanku tak ada yang percaya kepadaku. Bimo Setiadi sekarang telah menjadi seorang yang gagah berdasi exmud semua teman-temanku menyukainya. Menurutku dia masih seperti dulu cara bicaranya yang sopan lalu lesung pipit yang membuat dia terlihat tampan. Disaat dibuka sesi tanya jawab itulah kesempatanku untuk bertanya kepada bimo. Dengan memperkenalkan namaku Liza Maulida dari Jurusan sistem informasi “Usaha apa yang anda lakukan sehingga bisa menjadi general manager sebuah perusahaan komputer terkenal di jakarta ? “ dengan senyumku kepadanya. Bimo membalas senyumku dan memjawab pertanyaanku “Usaha yang membuat saya bisa seperti ini adalah kerja keras dan pantang putus asa meskipun tidak mudah tinggal dinegara yang bukan budaya saya tapi saya tetap berusaha. “ bimo menjawab seperti itu. Lalu bimo menuliskan nota kepada panitia untuk disampaikan kepadaku , nota itu berisi “ sehabis seminar maukah kamu menemuiku? Setelah membaca itu aku membalas dengan senyuman kepadanya. Teman-temanku baru mempercayai ini.
Sehabis seminar lalu dia menghampiriku yang masih duduk di antara bangku bangku yang sudah kosong . “apa kabarnya kamu liza ? aku baik-baik saja , bagaimana denganmu ? tak perlu kamu menjawab aku sudah tahu kamu sangat bahagia dengan keberhasilanmu sekarang. Siapa kekasihmu sekarang za ? semenjak ditinggal dirimu aku masih sendiri , susah sekali melupakan kamu. Kalo kamu apa sudah menikah ? aku sama seperti kamu , semenjak itu aku tidak pernah dekat dengan perempuan lain , aku trauma disakiti. Ooh, maafkan aku yang dulu.
Inilah ceritaku , bahwa penyesalan tidak selamanya menyakitkan , keajaiban tuhan akan selalu ada melalui cara yang berbeda-beda. akhirnya hari ini hari yang tak akan kulupakan karena aku akan menikah dengan cinta pertamaku , pacar pertamaku , bimo yang semoga akan selalu menjadi imamku dan anak-anakku kelak nanti.
“tadi disekolah kamu ngapain aja sama maria? “ tanya bimo.
“seperti biasa aku hanya belajar dan istirahat kami hanya membawa makan yang kami beli di kantin kedalam kelas.
Entah mengapa bimo selalu menelepon sepulang sekolah sampai kakakku curiga jangan jangan bimo suka dengan aku. Secara bimo adalah temen kakakku yang berpacaran dengan seumuranku.
Sampai pada suatu hari bimo menelpon dengan tangisan yang membuat aku pun ikut menangis pula. Dia diputuskan oleh maria karena maria memilih orang lain dibandingkan dia.
Mulai dari saat itu bimo tidak pernah menelpon aku. Sudah lama tiba menelponku bimo menyatakan cintanya padaku bahwa selama tidak menelponku dimerasakan kangen kepadaku perasaan yang menurut dia membingungkan kenapa dia bisa serindu itu kepadaku. Akhirnya kami pun menjalini kisah tanpa diketahui maria dan teman-temanku karena aku takut mereka menganggap aku perebut pacar orang. Bimo kuliah disalah satu universitas negeri di jogyakarta . kami berhubungan melalui telepon. aku selalu diberi support belajar dan akupun begitu sebaliknya. Lulus nanti aku ingin sekali kulia bersama bimo di jogya tapi aku tidak diizinkan kedua orangtuaku. Menurutnya aku anak perempuan jadi kulia harus dijakarta saja. Bimo sedang giat belajar karena ingin mengikuti beasiswa ke jepang sesuai dengan jurusannya IT . dia ingin sekali menjadi programmer handal.
Dalam waktu setengah tahun kami berhubungan melalui telepon , sms dan yahoo messangger .
Sampai hari itu terjadi aku ketahuan maria dan teman-teman yang lain klo aku berpacaran dengan mantannya yaitu si bimo. Mereka saling menghakimiku tanpa mendengarkan penjelasanku sedikit pun, mereka selalu menyalahkan aku seakan-akan aku manusia yang tidak punya perasaan dan hati . tiba-tiba bimo datang yang awalnya ingin memberi kejutannya di jakarta malah membuat semuanya hancur dalam sekejap. Aku berkata di depan bimo , maria , dan teman-teman yang lain bahwa aku tidak pernah mencintai bimo sedikitpun , aku hanya kasihan melihat dia diputuskan maria . entah apa pikiranku mengapa aku bisa berkata seperti itu. Aku tahu bimo sangat kecewa melihat raut wajahnya dan teman-temanku yang senang penjelasanku itu. Itu bukan perasaan yang sebenarnya aku ingin sekali berteriak dan berkata bahwa AKU SANGAT MENCINTAI BIMO DAN SANGAT MENYAYANGINYA. Tapi bimo hanya bisa berkata “ terima kasih telah kasihan padaku”. tak ada kata sepatah apapun selain itu dan meninggalkan aku bersama teman-temanku. Aku sangat menyesal telah berkata seperti itu. Itu pertemuan terakhirku melihat dia. Aku sudah berusaha menelpon , sms , e-mail namun tak pernah ada balasan dari bimo. Aku tau dia sangat kecewa , kecewa untuk kedua kalinya. Sampai temannya bimo bercerita bahwa bimo datang ke jakarta khusus untuk bertemu dengan aku dan memberikan kabar gembira bahwa di mendapat beasiswa ke jepang sesuai dengan impiannya. Sungguh aku sangat kejam , aku yang membuat di bangkit lagi namun aku juga yang membuat ia jatuh. Setelah lulus sma aku menatap masa depanku dengan kuliah disalah salah universitas negeri di jakarta , aku mengambil jurusan IT karena aku tertarik berharap bimo mengajariku. Dikampus ku mengadakan seminar , lalu aku mengikuti acara tersebut. Tanpa aku sadari bintang tamu seminar itu adalah Bimo Setiadi beserta gelar dari luar itu. Aku bercerita kepada temanku bahwa Bimo itu adalah mantanku namun temanku tak ada yang percaya kepadaku. Bimo Setiadi sekarang telah menjadi seorang yang gagah berdasi exmud semua teman-temanku menyukainya. Menurutku dia masih seperti dulu cara bicaranya yang sopan lalu lesung pipit yang membuat dia terlihat tampan. Disaat dibuka sesi tanya jawab itulah kesempatanku untuk bertanya kepada bimo. Dengan memperkenalkan namaku Liza Maulida dari Jurusan sistem informasi “Usaha apa yang anda lakukan sehingga bisa menjadi general manager sebuah perusahaan komputer terkenal di jakarta ? “ dengan senyumku kepadanya. Bimo membalas senyumku dan memjawab pertanyaanku “Usaha yang membuat saya bisa seperti ini adalah kerja keras dan pantang putus asa meskipun tidak mudah tinggal dinegara yang bukan budaya saya tapi saya tetap berusaha. “ bimo menjawab seperti itu. Lalu bimo menuliskan nota kepada panitia untuk disampaikan kepadaku , nota itu berisi “ sehabis seminar maukah kamu menemuiku? Setelah membaca itu aku membalas dengan senyuman kepadanya. Teman-temanku baru mempercayai ini.
Sehabis seminar lalu dia menghampiriku yang masih duduk di antara bangku bangku yang sudah kosong . “apa kabarnya kamu liza ? aku baik-baik saja , bagaimana denganmu ? tak perlu kamu menjawab aku sudah tahu kamu sangat bahagia dengan keberhasilanmu sekarang. Siapa kekasihmu sekarang za ? semenjak ditinggal dirimu aku masih sendiri , susah sekali melupakan kamu. Kalo kamu apa sudah menikah ? aku sama seperti kamu , semenjak itu aku tidak pernah dekat dengan perempuan lain , aku trauma disakiti. Ooh, maafkan aku yang dulu.
Inilah ceritaku , bahwa penyesalan tidak selamanya menyakitkan , keajaiban tuhan akan selalu ada melalui cara yang berbeda-beda. akhirnya hari ini hari yang tak akan kulupakan karena aku akan menikah dengan cinta pertamaku , pacar pertamaku , bimo yang semoga akan selalu menjadi imamku dan anak-anakku kelak nanti.

0 komentar:
Posting Komentar